#SIP Etika Menulis Artikel Online

online-ethicsDizaman yang serba mudah ini, semua orang dapat menulis artikel dan menyebarluaskannya di internet. Namun, banyak diantara penulis-penulis artikel tersebut yang membuat artikel “sembarangan”. Sembarangan dalam hal ini maksudnya adalah konten artikel yang dibuat tiak berkualitas, tidak sesuai dengan etika dalam menulis. Etika sendiri menurut K. Berterns adalah nilai-nila dan norma-norma moral, yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.

Pelanggaran etik yang banyak dilakukan media online adalah persoalan akurasi. Atas nama kecepatan, banyak media online yang tidak lagi memperhatikan keakurasian berita. Contoh kecil adalah ejaan nama narasumber yang masih sering salah. Prinsip 5W+1H yang menjadi komponen utama suatu berita sudah diabaikan. Prinsip itu adalah sebuah berita harus memuat informasi what (apa), when (kapan), where (dimana), who (siapa), why (mengapa), dan how (bagaimana).

Belum lagi kasus-kasus plagiarism yang banyak dilakukan para penulis. Plagiarism adalah bentuk penyalahgunaan hak kekayaan intelektual milik orang lian, yang mana karya tersebut dipresentasikan dan diakui secara tidak sah sebagai hasil karya pribadi. Sebenarnya, etika menulis artikel online ini merupakan bagian dari NETIQUETTE

Lalu bagaimana sih, etika dalam menulis artikel online yang baik dan benar? Dari beberapa sumber (yang akan saya cantumkan pada akhir tulisan) yang didapat, berikut adalah etika dalam menulis artikel online:

  • Menghargai dan menjunjung tinggi perlindungan Hak Kekayaan Intelektual dengan menghindari plagiarisme, pembajakan, dan selalu mencantumkan sumber setiap kali mengutip karya orang lain
  • Meminta izin
  • Bebas namun tidak melanggar hak orang lain
  • Tidak mendiskreditkan pihak lain dan selalu berkomitmen untuk menulis secara proporsional.
  • Tidak menampilkan tulisan atau gambar yang mengandung unsur pornografi.
  • Selalu berbagi pengetahuan dan kebaikan melalui blog masing-masing.
  • Tidak berprasangka dan hanya menulis berdasarkan fakta yang diyakini bisa dibuktikan serta tetap dengan menjunjung tinggi etika kesopanan dalam menulis.
  • Tidak menampilkan tulisan atau gambar yang mengandung unsur SARA.
  • Menggunakan bahasa yang baik dalam menulis.
  • Bersedia meralat informasi yang telah ditulis jika di kemudian hari terdapat kesalahan dalam memuat tulisan.
  • Jangan gunakan huruf judul SEMUA KAPITAL (ALL CAPS). Hindari penulisan capslock, karena sulit dibaca dan tidak sopan. Dalam etika online, capslock dapat berarti shouting atau ‘berteriak’

Dari artikel yang saya buat diatas, semoga para penulis artikel online termasuk saya sendiri dapat memperbaiki agar penulisan semakin baik, enak, dan mudah dibaca. Semoga bermanfaat🙂

Sumber:

Bertens, K. (2004). Etika. Jakarta: Gramedia.

Sulianta, F. (2007). Konten Internet. Jakarta: PT. Elex Media Komputido

http://techno.okezone.com/read/2011/06/25/327/472653/membudayakan-etika-dalam-menulis-blog

http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt52d900224edd8/banyak-media-online-labrak-kode-etik-jurnalistik

http://www.romelteamedia.com/2015/02/tips-menulis-online-jangan-gunakan-huruf-kapital.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s