BAB VII: Manusia dan Keadilan

Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan  manusia. Sedangkan menurut pendapat yang paling umum, keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan kewajiban.

Berdasarkan kesadaran etis, kita diminta untuk tidak hanya menuntut hak dan lupa menjalankan kewajiban. Jika kita menuntut hak tanpa menjalaknan kewajiban, maka sikap kita akan mengarah kepada memperbudak orang lain.

Keadilan sosial

Untuk mewujudkan keadilan sosial, perbuatan dan sikap yang perlu dipupuk adalah:

a. Pebuatan luhur yang mencerminkan sikapkekeluargaan dan gotong royong.

b. Sikap adil terhadap sesame, menjaga keseimbngan antara hak dan kewajiban serta menghagai hak oang lain.

c. Sikap suka memberi pertolonagn kepada orang lain yang membutuhkan

d. Sikap suka bekerja keras

e. Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s